Dari Jualan Coklat, Zam Zam Tobaku Beromset Ratusan Juta

Baubau, Kabarakatinews.com – Ia memulai usahanya jauh sebelum Covid-19 menyerang secara global, berawal dari berdagang minuman coklat dan keju, kini beralih ke penyedia alat dan bahan kuliner di Kota Baubau.

Asmoro (45) menceritakan, pada 2017 silam, ia bersama istri hanyalah pedagang minuman kocok biasa, namun dikarenakan bahan dari dagangan miliknya sangat sulit dicari secara offline di Baubau, sehingga ia memutuskan untuk beralih profesi menjadi penyedia alat dan bahan kuliner.

Dengan tekad yang bulat, di tahun yang sama Asmoro menyewa sebuah kios kecil-kecilan guna mendirikan usahanya.

“Awalnya itu kami hanya sewa kios kecil ukuran 2×2 meter, lokasinya itu di belakang (pasar) Karya Nugraha, itu sebagai langkah awal,” kisah Asmoro saat di temui di tempat usahanya, Selasa 21 Januari 2025.

Tanpa di duga, peminat dari bahan kuliner yang dijualnya sangat banyak peminat, khususnya para kaum hawa mulai dari usia muda sampai ibu rumah tangga.

Alhasil, hanya butuh dua tahun tepatnya pada 2019, dengan modal yg cukup Asmoro mendapatkan lokasi impian tepatnya di perempatan Lapangan Lembah Hijau, Tomba.

“Jadi saat itu (2017), ternyata peminatnya banyak, banyak sekali ibu-ibu yang datang belanja bahan-bahan kuliner, terutama coklat batangan dan keju. Alhamdulillah dari situlah kami (bersama istri) ambil keputusan sudah harus pindah (ke tempat yang lebih besar)”, tuturnya.

Namun di tahun 2019, Covid menyerang skala global tanpa terkecuali Kota Baubau. Anehnya kara Asmoro, musibah tersebut justru menjadi keuntungan buat usahanya. Dimana pada saat itu, banyak warga yang mengisolasi diri dirumah dan memilih berdagang online jajanan kuliner dari rumah.

“Jadi saat Covid itu, justru menjadi keuntungan besar buat kami. Banyak teman-teman pelaku UMKM yang berbelanja dan pesan bahan karena mereka bikin usaha kecilan dari rumah saat isolasi diri. Apalagi saat itu, lagi berkembang pesat di sosial media tentang berbagai macam jajanan, yang bahannya kami adakan semua,” jelasnya.

Dan sampai saat ini, Zam Zam Tobaku masih terus berdiri dan semakin berkembang. Bahkan direncanakan, untuk beberapa tahun kedepan Asmoro akan semakin melebarkan usahanya dengan membuka cabang di beberapa wilayah yang ada di Baubau.

“Rencana lepas 2027 kami akan buka cabang baru, kalau bukan di pinggiran kota (Baubau), mungkin di kabupaten,” katanya.

“Harapan saya, usaha yang kami adakan ini bisa bermanfaat buat para pelaku UMKM, dan memudahkan para penyaji kuliner, mengingat kami sebagai penyedia bahan dan alat,” sambungnya tutup.

Laporan: La Ode Adrian Dwi Putra

Iklan

Beita menarik lainnya

IMG_20260125_145426
Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026 di Wakatobi Resmi Terbentuk
IMG-20260121-WA0126
Kantah Wakatobi Terjunkan Tim PTS di Tiga Desa Pulau Tomia
IMG-20260121-WA0124
Target 3.000 Bidang PTSL 2026, Kantah Wakatobi Ajak Masyarakat Pasang Patok Mandiri
IMG-20260120-WA0083
Kantah Wakatobi Matangkan Strategi Guna Mengoptimalkan PTSL Tahun 2026 di Pulau Tomia
Daerah

Bombana

Konawe

Konawe Utara

Pers