Baubau, Kabarakati News – H+3 bulan suci ramadhan, omzet para pedagang gorengan dan makanan siap saji di Pantai Kamali (Patkam) Kota Baubau alami penurunan. Kondisi ini disebabkan penjual musiman seperti takjil dan lain-lain bertebaran disetiap panggilan jalan kota.
Salah seorang pedagang Nur Afiat (42) pemilik warung gorengan Cahaya Wakatobi di Patkam mengatakan, pada hari biasanya ia dapat meraup keuntungan rata-rata 300.000 hingga 400.000 rupiah perhari. Dan terhitung sejak dua hari lalu dagangannya sepi pengunjung.
“Biasanya malam Minggu ramai sekali, tutup bahkan sampe jam 01.00 (WITA) keatas. Tpi malam Minggu kemarin sepi, jam 23.00 (WITA) sudah tutup,” katanya saat ditemui Senin malam, 3 Maret 2025.
Dijelaskan, bahkan modal yang dikeluarkannya beberapa hari belakangan belum kembali. Padahal disebutkan, ia sengaja membuka dagangannya lebih awal dari jam biasanya.
“Saking sepinya, modalku saja belum kembali. Kemarin saya belanja 300.000 rupiah, tadi (hari ini, red.) belanja lagi. Sampai jam begini saya lakunya baru 80.000 rupiah,” ungkapnya.
Seorang pedagang lain Dina (45) merupakan penjual gorengan sekaligus makanan siap saji, juga mengeluhkan hal yang sama. Dikatakan, hari biasa dirinya selalu menerima pesanan makanan dari pelanggan. Namun terhitung sudah dua hari dirinya tidak menerima pesanan apapun.
“Mungkin pengaruh awal puasa, jadi orang-orang pada belanja (takjil, red.) dipinggir jalan untuk buka puasa,” tuturnya.
Nur Afiat juga menambahkan, siklus seperti ini terjadi tiap tahun diawal bulan puasa. Mengingat dirinya yang sudah berjualan sejak tahun 2011. Dan akan stabil kembali di H+10 bulan ramadhan.
“Memang tiap tahun awal puasa begini, tapi biasanya sudah puasa ke-10 normalmi lagi. Bahkan bisa rame sekali,” tutupnya.
Laporan: La Ode Adrian Dwi Putra