Wakatobi, Kabarakatinews – Sebagai langkah awal penguatan pemahaman masyarakat calon penerima manfaat program reforma agraria 2026. Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Wakatobi melaksanakan kegiatan Penyuluhan. Rabu 6 Mei 2026.
Penyuluhan itu menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Bidang Penguatan Daya Saing dan Pemasaran Hasil Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Wakatobi dan Mantri Briguna dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Unit Wangi-Wangi.
Hadir sebagai peserta, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Wakatobi, Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Wakatobi, Pemerintah Desa Kapota Utara, serta calon Masyarakat Subjek Reforma Agraria yang menjadi sasaran program.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Kapota Utara yang menyambut baik pelaksanaan penyuluhan di wilayahnya. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Wakatobi menjelaskan penyuluhan itu bertujuan menyamakan persepsi dan mempersiapkan masyarakat menghadapi tahapan intervensi akses reforma agraria.
Materi pertama disampaikan tenaga pendukung atau field staff yang memaparkan gambaran besar akses reforma agraria serta rencana kerja selama kurang lebih lima bulan ke depan.
Pada sesi kedua, narasumber dari perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Wakatobi memaparkan program dan inovasi dinas dalam mendukung penataan akses reforma agraria, khususnya bagi masyarakat pesisir yang menjadi subjek program.
Materi terakhir dibawakan perwakilan BRI Unit Wangi-Wangi yang menjelaskan peran penting sertipikat tanah sebagai jaminan dalam mengakses permodalan. Hal ini diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan aset tanahnya secara produktif untuk pengembangan usaha.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan calon penerima manfaat khususnya di Desa Kapota Utara memiliki pemahaman yang utuh mengenai alur, manfaat, dan peluang yang bisa dikembangkan melalui program Penanganan Akses Reforma Agraria di Desa Kapota Utara. (adm)
